Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • Satgas Covid19 Kabupaten Polewali Mandar
blog-img-10

Satgas Covid-19 Polewali Mandar, Gelar Rakor Persiapan Sekolah Tatap Muka dan Aktivitas Ibadah Jelang Ramadhan

Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Polewali Mandar menggelar rapat koordinasi tentang persiapan sekolah secara tatap muka, dan aktivitas ibadah jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H, Senin, 5 April 2021, di Ruang Pola Lt. 2 Kantor Bupati Polewali Mandar.

H. M. Natsir Rahmat, Wakil Bupati Polewali Mandar, menjelaskan bahwa pelaksanaan rapat koordinasi yang digelar Satgas Covid-19 Kabupaten Polewali Mandar untuk menyampaikan saran dan pendapat, tentang persiapan sekolah secara tatap muka, dan aktifitas ibadah jelang Ramadhan dan Idul Fitri di masa pandemi Covid-19 saat ini.

"Hari ini, dilaksanakan rapat koordinasi tentang persiapan sekolah secara tatap muka, dan aktivitas ibadah jelang Ramadhan dan Idul Fitri, tetapi belum membuat keputusan. Di sini, untuk mendengarkan saran dan pendapat, nanti hasilnya diramu dan diserahkan ke Bupati, dan selanjutnya dikeluarkan surat edaran tentang hasil keputusan rapat," kata Natsir.

Sukirman, SH., MM, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda mengatakan, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar telah melakukan rapat koordinasi bersama Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tingkat Nasional yang dilakukan secara virtual, yang membahas tentang larangan mudik, dan pelaksanaan kegiatan keagamaan selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri, serta persiapan pelaksanaan sekolah secara tatap muka.

"Semalam, telah melakukan rapat koordinasi bersama Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tingkat Nasional, inti yang disampaikan tentang kegiatan mudik, kegiatan keagamaan selama Bulan Suci Ramadan seperti taraweh, bisa dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan, bagi masjid yang memiliki jamaah yang banyak menyediakan tenda, dan saat Shalat Idul Fitri tetap dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti mengatur jarak, harus menggunakan masker, sedangkan untuk  pelaksanaan sekolah secara tatap muka, rencana akan dilakukan pada tahun ajaran baru, tetapi kita menunggu aturan dari pusat, hari ini dilakukan pertemuan untuk mendengar saran-saran dari peserta rapat, tetapi belum bisa membuat kesimpulan," kata Sukirman.

H. M. Suaib Nawawi, S.K.M., M. Kes, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Polewali Mandar mengatakan, Dinas Kesehatan akan segera melakukan vaksinansi Covid-19 kepada seluruh tenaga guru baik itu ASN maupun non ASN.

"Prinsipnya, kami siap untuk melaksanakan vaksinasi, mulai dari tenaga kesehatan dan tempat kami sudah siapkan, yang jadi kendala utama adalah keterbatasan vaksin, jika sudah ada vaksin, kita segera akan lakukan vaksinasi bagi semua guru. Total untuk Tenaga Guru Pemerintah Daerah dan Kemenag yaitu 10.000 orang, dan persentase yang sudah divaksin sekitar 20%. Saat ini, belum ada kepastian kapan distribusi vaksin dari Pemerintah Provinsi dan Pusat. Saat ini, pemetaan zonasi, semua Kecamatan di Polewali Mandar, sudah berada status zona kuning, kecuali Kecamatan Polewali bergerak di zona oranye, artinya sesuai penetapan zona, kebijakannya sekolah sudah bisa melakukan tatap muka, " kata Suaib.

 

 

Kemudian H. Andi Nursami Masdar, SE., M.Adm.KP, Kepala Dinas Pendidikan dan Kabupaten Polewali Mandar mengatakan, terkait pembelajaran tatap muka pada semua jenjang pendidikan yang rencana dilaksanakan pada bulan Juli tahun ajaran baru tahun 2020/2021, Disdikbud Kabupaten Polewali Mandar telah memantau kesiapan sekolah dalam penerapan protokol kesehatan.

Adapun capaian tahapan Vaksinasi Covid-19 pada tahap I bagi Tenaga Kesehatan dengan jumlah sasaran 2.957, untuk Dosis I jumlah yang di vaksin sebanyak 2.381 (80,5%), sedangkan Dosis II jumlah yang di vaksin sebanyak 2.182 (73,4%),  jumlah vaksin di terima  yaitu 5.240 Vial(Single Dose) lalu yang digunakan 4.563 vial (Single Dose). Kemudian tahap II vaksinasi Covid-19 bagi Pelayan Publik, pada tahap 1  jumlah sasaran sebanyak 30.000, untuk Dosis I jumlah yang di vaksin sebanyak 7.057 (23,5%), sedangkan untuk Dosis II jumlah yang divaksin sebanyak 4.973 (16,6%), jumlah vaksin yang di terima yaitu 1.300 Vial  (Multi Dose) dan yang digunakan 1.117 Vial (Mylti Dose) + 593 Vial(Single Dose).